Kamis, 31 Mei 2012

10 Tanda Anda Stress...

10 Tanda Anda Stress. Sering stress ? Karena kepadatan jadwal kerja atau lingkungan yang tidak mendukung ? Bisa jadi gejala - gejala berikut merupakan tanda anda stress berat. Menurut wikipedia, Stres adalah suatu kondisi anda yang dinamis saat seorang individu dihadapkan pada peluang, tuntutan, atau sumber daya yang terkait dengan apa yang dihasratkan oleh individu itu dan yang hasilnya dipandang tidak pasti dan penting. Stress adalah beban rohani yang melebihi kemampuan maksimum rohani itu sendiri, sehingga perbuatan kurang terkontrol secara sehat.


Setiap orang kadang memiliki hari yang menegangkan, frustasi atau banyak tuntutan yang bisa memicunya mengalami stres kronis dan mudah terkena penyakit terutama yang menular.

Jika seseorang mengalami gejala seperti berikut ini sebaiknya luangkan sedikit waktu untuk relaksasi agar mengurangi stres, seperti dikutip dari Lifemojo, Rabu (25/4/2012) yaitu:

1. Pilek Terus Menerus

Stres bisa menekan fungsi kekebalan tubuh yang membuat seseorang lebih mudah mengembangkan penyakit infeksi, salah satunya adalah pilek yang terus menerus atau lama sembuhnya.

2. Gemeretak Gigi Saat Tidur

Ketika sedang stres, seseorang akan lebih mungkin menggemeretakkan gigi saat tidur, kondisi ini bisa mengikis enamel dan membuat retak tambalan gigi. Selain itu bisa juga membuat rahang sakit atau pegal di mulut.

3. Gangguan atau Nyeri di Perut


Ketika ada serangan stres, lapisan usus menjadi sensitif terhadap hormon negatif yang disekresikan oleh tubuh. Kondisi ini memicu banyak masalah pencernaan seperti mulas, sakit perut, kram atau diare yang terkait dengan stres kronis.

4. Sakit Punggung dan Sakit Kepala


Saat stres tanpa sadar orang akan berada dalam posisi mengencangkan otot yang bisa menyebabkan rasa sakit, pegal atau nyeri di bagian punggung. Sedangkan pikiran stres yang terus menerus bisa menimbulkan ketegangan yang dapat memicu sakit kepala.

5. Sulit Tidur


Masalah susah tidur bisa mempengaruhi banyak orang, tapi stres dan kecemasan adalah penyebab nomor 1 untuk masalah ini.

6. Sulit Berfikir Jernih


Ketika stres sangat sulit berkonsentrasi dan fokus pada apapun yang akan ia lakukan atau katakan sehingga orang tidak bisa berpikir jernih dan tidak rasional.

7. Jerawat


Stres membuat tubuh melepaskan androgen ke dalam darah. Hormon ini akan meningkatkan kadar sebum dalam tubuh yang bisa menyumbat pori-pori dan menyebabkan munculnya jerawat.

8. Gusi Sensitif


Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Periodontology menunjukkan stres bisa membuat tubuh tidak mampu melawan bakteri jahat yang mengendap di gusi sehingga menyebabkan peradangan, pendarahan dan nyeri yang membuat kebersihan mulut memburuk.

9. Kulit Gatal dan Ruam


Stres bisa mengaktifkan sistem kekebalan di kulit sehingga akan direspons dengan inflamasi yang menyebabkan gatal kronis. Ini adalah bukti dasar bahwa stres bisa membuat ruam kulit dan memperburuk gangguan seperti psoriasis dan dermatitis.

10. Kedut di Mata dan Rambut Rontok


Kelopak mata akan mulai berkedut ketika orang sedang stres. Selain itu stres emosional atau fisik mendorong sejumlah besar rambut untuk masuk ke dalam fase istirahat. Dalam beberapa bulan rambut ini akan rontok saat sedang menyisir atau keramas.

31 Mei Hari Tanpa Tembakau Sedunia

31 Mei, Hari Tanpa Tembakau Sedunia. Pasti kebanyakan belum pada tahu kalau tanggal 31 Mei merupakan Hari Tanpa Sedunia. Tembakau merupakan produk pertanian yang diproses dari daun tanaman dari genus Nicotiana. Tembakau dapat dikonsumsi, digunakan sebagai pestisida, dan dalam bentuk nikotin tartrat dapat digunakan sebagai obat. Jika dikonsumsi, pada umumnya tembakau dibuat menjadi rokok, tembakau kunyah, dan sebagainya. [wikipedia]





Christof Putzel, jurnalis video untuk Vanguard, terhenyak melihat video Aldi Rizal Suganda, 3,5 tahun, di YouTube yang menjadi perokok berat. Dari kasus itulah ia terilhami untuk membuat video dokumenter Sex, Lies & Cigarettes.
Fakta mengenai Industri dan bisnis Rokok di Indonesia, Penetrasi dan Upaya Perusahaan Rokok untuk masuk ke dalam generasi muda Indonesia. Dalam Konferensi Dunia untuk Tembakau 2010 Koresponden Christof Putzel pergi menyelinap dan melakukan pembicaraan dengan karyawan perusahaan tembakau. Ia juga melakukan wawancara dan investigasi langsung mengenai bocah perokok terkecil di Dunia serta memaparkan mengenai fakta-fakta cengkraman bisnis tembakau global dan Indonesia.
Berikut Sejarah 31 Mei Hari Tanpa Tembakau Sedunia :

Hari Tanpa Tembakau Se Dunia dirayakan oleh seluruh dunia pada 31 Mei.Negara-negara anggota WHO telah menetapkan Hari Tanpa Tembakau Dunia itu sejak tahun 1987. Pada setiap tahun, tema yang diusung dalam peringatan tersebut berbeda. Pada tahun 2010 World Health Organization (WHO) memilih “Jender dan tembakau dengan penekanan pada pemasaran untuk perempuan” sebagai tema untuk Hari Tanpa Tembakau Dunia.



Sejarah 31 Mei Hari Tanpa Tembakau Sedunia


Pada tahun 1987, Menetapkan WHO Ketetapan WHA40.38 yang menetapkan tanggal 7 April 1988 sebagai “Hari Dunia Tanpa Tembakau”. Pada tahun 1988, Ketetapan WHA42.19 ditetapkan yang menetapkan perayaan “Hari Dunia Tanpa Tembakau” pada setiap tahun pada setiap 31 Mei.

Tembakau adalah produk pertanian yang diproses dari daun tanaman dari genus Nicotiana. Tembakau dapat dikonsumsi, digunakan sebagai pestisida, dan dalam bentuk nikotin tartrat dapat digunakan sebagai obat. Jika dikonsumsi, pada umumnya tembakau dibuat menjadi rokok, tembakau kunyah, dan sebagainya. Tembakau telah lama digunakan sebagai entheogen di Amerika. Kedatangan bangsa Eropa ke Amerika Utara mempopulerkan perdagangan tembakau terutama sebagai obat penenang. Kepopuleran ini menyebabkan pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat bagian selatan. Setelah Perang Saudara Amerika Serikat, perubahan dalam permintaan dan tenaga kerja menyebabkan perkembangan industri rokok. Produk baru ini dengan cepat berkembang menjadi perusahaan-perusahaan tembakau hingga terjadi kontroversi ilmiah pada pertengahan abad ke-20.



Dalam Bahasa Indonesia tembakau merupakan serapan dari bahasa asing. Bahasa Spanyol “tabaco” dianggap sebagai asal kata dalam bahasa Arawakan, khususnya, dalam bahasa Taino di Karibia, disebutkan mengacu pada gulungan daun-daun pada tumbuhan ini (menurut Bartolome de Las Casas, 1552) atau bisa juga dari kata “tabago”, sejenis pipa berbentuk y untuk menghirup asap tembakau (menurut Oviedo, daun-daun tembakau dirujuk sebagai Cohiba, tetapi Sp. tabaco (juga It. tobacco) umumnya digunakan untuk mendefinisikan tumbuhan obat-obatan sejak 1410, yang berasal dari Bahasa Arab “tabbaq”, yang dikabarkan ada sejak abad ke-9, sebagai nama dari berbagai jenis tumbuhan. Kata tobacco (bahasa Inggris) bisa jadi berasal dari Eropa, dan pada akhirnya diterapkan untuk tumbuhan sejenis yang berasal dari Amerika.



Pengendalian epidemi tembakau di kalangan perempuan merupakan bagian penting dari setiap strategi pengendalian tembakau. Hari Tanpa Tembakau Dunia Tahun 2010 dirancang untuk mengantisipasi efek berbahaya dari pemasaran tembakau kepada perempuan dan anak gadis. Hal ini berkaitan dengan kesepakatan FCTC (Framework Convention on Tobacco Control ) yang melarang semua iklan, promosi dan sponsor rokok.

Perempuan dianggap tema penting, karena kaum ini adalah 20% dari 1 milyar perokok di dunia. Namun, wabah penggunaan tembakau di kalangan perempuan meningkat di beberapa negara. Perempuan merupakan target utama untuk industri tembakau agar menambah jumlah perokok baru sebagai pengganti dari perempuan yang mati prematur dari penyakit akibat tembakau.



Laporan WHO menunjukkan bahwa perempuan adalah target iklan tembakau untuk hari ini dan esok. Data dari 151 negara menunjukkan bahwa sekitar 7% dari remaja perempuan merokok, sedangkan laki-laki 12%. Di beberapa negara, pertumbuhan remaja perempuan dan laki-lakiyang merokok sama,

Dalam pengendalian tembakau harus mempertimbangkan norma-norma, perbedaan gender dan tanggapan terhadap tembakau dalam rangka mengurangi penggunaan tembakau dan meningkatkan kesehatan laki-laki dan perempuan di seluruh dunia. Dalam laporan WHO tahun 2007 membuktikan bahwa baik pria maupun wanita memerlukan informasi tentang efek hubungan seksual dari penggunaan tembakau, dan informasi sensitif gender tentang perlindungan perokok pasif dan paparan tembakau dan nikotin di tempat kerja.

Pada Hari Tanpa Tembakau sedunia tahun 2010 dan sepanjang tahun berikutnya, WHO akan mendorong pemerintah untuk memberikan perhatian khusus untuk melindungi perempuan dari usaha-usaha perusahaan rokok ‘untuk memikat mereka ke dalam terus ketergantungan nikotin. Dengan upaya itu pemerintah dapat mengurangi jumlah penderita serangan jantung, stroke, kanker dan penyakit pernafasan. Dengan melakukan upaya ini maka akan timbul kesadaran akan pentingnya mengurangi penggunaan tembakau di kalangan perempuan, dan bertindak pada pengakuan itu, akan menyelamatkan banyak nyawa. [facebook.com]